Bagi sebagian orang kelahiran bayi laki atau perempuan, memiliki makna tersendiri. Dengan pandangan inipulalah tampaknya yang menjadi alasan kenapa seorang teman, kerabat atau bahkan kita sendiri kepingin sekali punya anak laki atau perempuan, apalagi anak pertama, kedua, ketiga dan seterusnya masih satu jenis, waduh . . . serba salah deh, pengen nyoba lagi . . . jangan-jangan sama lagi.
Aah. . nggak ... , kata seorang kawan saya, setelah punya dua orang anak laki, maunya sih anak keduanya itu adalah seorang bayi ceweq yang mungil yang bakalan disayang oleh papa, mama dan kakaknya yang pertama. Dek... coba lagi yuk, siapa tau anak yang ketiga nanti, Allah memberikan apa yang kita impikan selama ini, kata sahabat saya kepada sang istri tercinta. Kalo itu yang mas inginkan, sebagai bentuk pengabdian seorang istri kepada Allah dan suami, saya sih nurut aja mas, cuma takutnya nanti laki lagi, kata sang istri.
Insya Allah nggak, kita serahkan pada Allah. Allah pasti memberikan yang terbaik bagi kita, kata kawan saya.
Singkat cerita satu, dua .... lima... tujuh bulan kehamilan sang istri, godaan/candaan pun dari teman, kerabat datang. Setelah selesai sebuah acara pengajian, kawan saya tadi dicandaiin oleh kawan lainnya, Hey... kawan, calon anak yang ketiga nanti ini pasti kepingin ceweq kan ?. dengan nada agak pasrah kawan saya menjawab: nggak juga, bagi saya, usaha do'a dan tawakkal adalah tugas saya. bagi saya laki atau perempuan sama saja yang penting yang ketiga ini perempuan.he..he..he....maksudnya yang penting sehat, maaf salah ngomong, katanya sambil tersipu malu...
Setelah kurang lebih sembilan bulan sembilan hari, lahirlah sang bayi, Nah .... Gue Kate Juge Ape....kata sang istri. Kawan saya katanya sempat tertegun, tak dapat berucap apa-apa. Tapi Saya bangga dan kagum pada kawan saya, walaupun sempat agak kecewa, dua hari setelah kelahiran putra tercinta yang ketiga, Alhamdulillah beliau mendapatkan rejeki yang tak disangka-sangka, sehingga bisa membeli dua ekor kambing dan meng aqiqah putranya pada hari ke tujuh. Saya percaya apa yang Allah berikan itulah yang terbaik bagi saya dan keluarga. demikian catatan penting yang dapat saya simak dalam pidato kawan saya pada malam syukuran serangkaian acara aqiqahan.
Cerita pendek tadi mungkin saja terjadi pada kawan kita yang lain, atau bahkan pada diri kita, yang ingin saya sampaikan jangan sampai putus asa. banyak jalan menuju roma .
Tanpa bermaksud mendahului kehendak Allah, karena saya penganut ajaran bahwa tidak ada sesuatu yang terjadi tanpa seijin Allah, upaya memprogram anak laki atau perempuan telah banyak teori baik dari ilmu kedokteran maupun ilmu paranormal ataupun dari pengalaman orang-orang yang tertarik dengan bidang bahasan ini.
Saya sendiri mendapatkan sebuah teori. saya tidak tau pasti, apakah teori saya yang membuktikan kebenarannya, atau hanya secara kebetulan. tapi yang pasti Allah telah memberikan karuinia dua orang anak sesuai yang saya inginkan. Alhamdulillah ya . . . Allah, jadikanlah putra putri kami anak yang sholeh dan sholehah. . . yang senantiasa berbakti kepada-Mu, kedua orang tua, berguna bagi masyarakat, bangsa dan Negara, amiiinn.
Jika anda memiliki teori atau pengalaman boleh dong kita berbagi. ..... kami tunggu. wassalam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar